Jumat, 04 Februari 2011

Penyembuh Sakit Hati

Hal paling utama adalah belajar memaafkan kesalahan orang lain. Karena memaafkan adalah hal paling baik dalam sebuah hubungan. Anda harus mempercayai diri sendiri agar merasa bebas berbuat.
Jangan bertanya bagaimana rasanya sakit hati. Jangan pula bertanya siapa yang membuat hati terasa pedih, perih, dan nyeri. Sulit diungkapkan, tapi sangat jelas menyayat dada bagian dalam.

Sakit hati adalah sakit dari segala sakit. Mungkin anda pernah mengalaminya. Sakit hati tidak selalu disebabkan oleh putus cinta, tetapi bisa juga disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertentangan dengan teman atau anggota keluarga. Namun, sakit hati hampir sama rasanya dengan putus cinta, demikian juga dampaknya.
Siapa pun anda, pasti ingin dicintai, mencintai, dipercayai dan mempercayai orang lain. Tetapi, ketika sakit hati tiba, sulit bagi anda untuk kembali memaafkan dan mempercayai orang yang melakukannya. Bahkan anda mungkin merasa sulit untuk membuka hati dan perasaan kepada orang lain yang tidak tahu apa-apa.
Ini adalah dilema yang harus dihadapi. Terserah anda, memilih untuk berjalan sendiri atau melanjutkan hubungan setelah apa yang terjadi. Satu hal yang pasti, hidup akan terus berjalan dengan atau tanpa sakit hati.
Berdasarkan pengalaman beberapa sumber dapat disimpulkan bahwa belajar untuk membuka kembali hati, perasaan cinta dan rasa percaya kepada orang-orang yang pernah menyakiti anda, merupakan hal yang penting. Kenapa? Karena cepat atau lambat, setiap orang akan menyakiti dan disakiti hatinya.
Oleh sebab itu, akan lebih baik apabila anda menyadari bahwa tidak ada satu orang pun di dunia ini yang luput dari sakit hati, termasuk anda. Tanpa bermaksud mengurangi rasa percaya kepada orang-orang yang anda cintai, ada baiknya anda menyadari bahwa siapa pun dia, teman biasa, sahabat, pacar atau keluarga dan sebaik apa pun dia, suatu saat nanti akan menjadi orang yang menyakiti anda – walaupun mungkin tidak disengaja.
Oleh sebab itu, ada baiknya apabila anda menganggap bahwa mereka tidak serius dengan ucapannya. Anda bisa menganggapnya angin lalu atau bisa mengatakan kepada diri bahwa perbuatan mereka sebenarnya tidak ditujukan kepada anda. Cuek saja, jangan dimasukkan ke hati.
Belajar untuk bertanggung jawab dan menghargai orang lain juga sangat penting. Coba bertanya pada diri, apa yang tidak diinginkan dalam hubungan anda, apa yang bisa membuat anda sakit hati, dan apa yang anda ingin orang lain lakukan. Buatlah daftarnya dan coba utarakan hal itu kepada orang-orang di sekitar anda. Apabila anda sakit hati lagi, tidak hanya mengingat cara mengatasi sakit hati terdahulu, tetapi mencoba keluar dari masalah dan melupakannya dengan cepat. Hal ini akan sangat membantu. Apabila perlu, hang-out bersama teman-teman dan alihkan perhatian kepada pekerjaan atau olah raga.
Anda juga perlu mengetahui bahwa kata kunci untuk menyelamatkan diri dari sakit hati adalah bukan percaya kepada orang lain tetapi percaya kepada diri sendiri dan perasaan anda. Ingatlah bahwa tidak ada jaminan orang lain tidak akan menyakiti perasaan anda. Berusahalah menjadi orang baik, sopan, bijak, peduli kepada orang lain dan dapat dipercaya.
Untuk menjadi itu semua, tentu saja anda harus dapat mempercayai diri sendiri agar anda merasa bebas berbuat dan menentukan hubungan. Berkomunikasi secara efektif dan lugas sangat penting. Ungkapkan perasaan anda, apa yang disukai dan apa yang dibenci. Hal itu sangat membantu orang lain mengerti anda dan berusaha untuk tidak melakukan tindakan yang mungkin bisa menyakiti hati anda.
Belajar mempercayai opini sendiri mengenai diri, tindakan dan perbuatan anda adalah lebih penting dari mempercayai opini orang lain. Bisa jadi anda justru bertambah sakit hati dengan opini mereka. Belajarlah untuk percaya dan hargai diri anda sendiri.
Hal paling utama yang harus anda lakukan adalah belajar memaafkan kesalahan orang lain karena memaafkan adalah hal paling baik dalam sebuah hubungan. Dan teruslah selalu berpikir positif terhadap suatu kritik/tindakan orang lain yang mungkin bisa menyebabkan anda sakit hati, karena pikiran positif akan membuat sakit hati menjadi normal kembali.

Senin, 27 Desember 2010

scoopy vs. mio soul vs. skydrive

Meskipun pasar sepeda motor nasional masih didominasi jenis bebek, tapi motor model skutik tetap bergairah bahkan trendnya terus meningkat. Motor yang dulunya cuman dipakai ibu-ibu buat ke pasar, kini semua golongan pada doyan ngendarai motor-motor matic ini. Gak sah pake basa-basi langsung saja bahas komparasi trio jepun yang dari dulu sudah “gontok-gontok” rebutan kue pasar motor nasional. Tiap merek ternyata mempunyai ciri khas tersendiri yang bikin para skutikholic bisa memilih aliran mana yang paling disukai.
Honda Scoopy
Diantara kedua merek lain, Honda paling berani menampilkan model retro classic buat skutik terbarunya ini. Meskipun di thailand Yamaha sudah mempunyai skutik retro classic, tapi Yamaha Indonesia dari dulu sepertinya belum “senekat” Honda menjual skuter gaya klasiknya. Spesifikasi Honda Scoopy sebenarnya sebelas-duabelas dengan para pendahulunya si Vario dan Beat. Seperti fitur keamanan kunci kontak berupa magnet otomatis (auto secure keys shutter), tuas pengunci rem, dan standar samping otomatis. Mesin yang dipakai pun masih sama persis dengan Vario dan Beat yang bertenaga 8,28PS pada 8000RPM. Sehingga tidak ada hal baru di bagian jeroan mesin dan kaki-kaki Honda Scoopy ini.
PT. Astra Honda Motor selaku ATPM motor Honda hanya mengedepankan style tampilan body yang benar-benar beda ketimbang skutik yang sudah ada. Warna yang disediakan pun bergaya retro modern sayang pilihanya hanya 3 warna: classic white, retro pink, vintage violet, padahal Honda Scoopy Filipina sangat beragam warna-warnanya. Selain motor bergaya klasik, helm Honda Scoopy standarnya pun didesain retro punya dengan warna-warna cerah juga. Harga Honda Scoopy dibuat lebih mahal dikit diatas Yamaha Mio Soul yaitu Rp13,5 juta (on the road Jkt).
Berikut spesifikasi lengkapnya:
  • Harga : Rp 13.500.000,- (on the road)
  • Panjang x lebar X tinggi : 1.844 x 699 x 1.070 mm
  • Jarak sumbu roda : 1.240 mm.
  • Jarak terendah ke tanah : 150 mm.
  • Berat kosong : 94 kg. (tipe CW)
  • Tipe rangka : Tulang punggung (Underbone)
  • Tipe suspensi depan : Teleskopik
  • Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan sokbreker tunggal
  • Ukuran ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
  • Ukuran ban belakang : 90/90 – 14 M/C 46P
  • Rem Depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal Rem Belakang : Tromol
  • Kapasitas tangki bahan bakar : 3,5 liter.
  • Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
  • Sistem pendinginan : udara dengan kipas Diameter x langkah : 50 x 55 mm.
  • Volume langkah : 108 cc.
  • Perbandingan kompresi : 9,2 : 1
  • Daya maksimum : 6,09 kW (8.28 PS) / 8.000 rpm.
  • Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
  • Transmisi : Otomatis, V-Matic
  • Starter : Electric starter & kick starter
  • Aki : MF battery, 12 V – 3 A.h
  • Busi : ND U24EPR9, NGK CPR8EA-9
  • Sistem pengapian : DC – CDI,
  • Battery Karburator : VK22x1
  • Torsi maksimum : 8,32 N.m (0.85 kgf.m) / 5.500 rpm.
Yamaha Mio Soul

Untuk menghadang motor-motor matik Honda yang makin beragam, Yamaha Indonesia tetap mengedepankan ciri khas mereka yaitu aliran sporty. Angka penjualan Mio yang belum terpatahkan merek lain hingga kini, membuat PT. YMKI selaku empunya Yamaha Indonesia tetap PeDe alias percaya diri mematok harga Mio Soul tidak jauh berbeda dengan skutik-skutik Honda yaitu sebesar Rp13,45 juta terpaut Rp50ribu dari Honda Scoopy.
Dengan kapasitas mesin lebih besar, tentu tenaga yang dikeluarkan Mio Soul pun lebih gede ketimbang Scoopy yaitu sebesar 8,9PS. Tapi jika membandingkan konsumsi bbm jelas lebih boros dari pada Honda Scoopy meskipun lebih irit dari Suzuki Skydrive. Kelebihan Yamaha dibanding lainya pada warna dan desain striping bodi motor yang sangat banyak dan cantik-cantik, sehingga konsumen pun mempunyai banyak pilihan warna yang bisa dipilih.
Ini dia spesifikasi lengkapnya:
  • Harga : Rp 13.450.000,- (on the road)
  • Panjang x Lebar x Tinggi : 1,820 x 675 x 1,050 mm
  • Tinggi Tempat Duduk : 745 mm
  • Jarak Antar Roda : 1,240 mm
  • Jarak Ke Tanah : 130 mm
  • Kapasitas Tangki : 3,7 Liter
  • Berat Kosong : 87 Kg
  • Tipe Mesin : 4 Langkah, SOHC 2-Klep
  • Pendingin Udara AIS (Air Induction System) EURO 2 Ready
  • Diameter Langkah : 50.0 x 57.9 mm
  • Volume Silinder : 113.7 CC
  • Perbandingan Kompresi : 8.8 : 1
  • Power Max : 6.54 Km (8.9 ps) / 8,000 rpm
  • Torsi Max : 7.84 Nm (0.88 kgf.m) / 7,000 rpm
  • Sistem Pelumasan : Wet Sump
  • Oli Mesin : 0.9 Liter
  • Karburator : NCV24x1 (Keihin)
  • Transmisi : V-Belt Otomatis
  • Kopling : Kering, Sentrifugal Otomatis Caster / Trail : 26.5 derajat/ 100 mm
  • Rasio Gigi : 2.399 – 0.829
  • Sistem Starter : Kick & Electric
  • Tipe Rangka : Steel Tube
  • Suspensi Depan : Teleskopik
  • Suspensi Belakang : Teleskopik
  • Rem Belakang : Drum
  • Ban Depan : 70/90-14MC 34P
  • Ban Belakang : 80/90-14MC 34P
  • Rem Depan : Hydraulic Single Disc
Suzuki Skydrive

Sebagai pengamat otomotif, rasanya agak kasihan melihat penjualan motor Suzuki yang masih kalah jauh dari Yamaha dan Honda. Padahal produk-produk yang ditawarkan punya kelebihan tersendiri lo, seperti semua skutik mereka dipasok mesin dengan kapasitas 125 cc tapi harganya lebih murah dari produk-produk Yamaha dan Honda, tapi kok ya masih kalah lo. Tapi pihak PT. Indomobil pun tidak pernah menyerah, meskipun penjualan Spin dan Skywave kurang menyenangkan, Suzuki menelurkan produk barunya yang berharga di tengah-tengah antara Spin dan Skywave yaitu Suzuki Skydrive.
Dengan harga Rp13,2 juta jelas jauh lebih murah dibanding Yamaha Mio Soul apalagi Honda Scoopy. Selain mempunyai kelebihan kocek paling murah, tenaga mesin pun paling beringas. Tapi sayang disain model yang cenderung kurang sporty apalagi warna-warna yang dipakai terlalu “konservatif” alias terlalu biasa, sangat jauh jika dibandingkan dengan Mio Soul, sehingga harus puas jika penjualanya tetap kalah dari Yamaha Mio Soul.
Spesifikasi lengkap Skydrive:
  • Harga : Rp 13.200.000 (on the road)
  • Panjang Keseluruhan : 1.900 mm
  • Lebar Keseluruhan : 655 mm
  • Tinggi Keseluruhan : 1.050 mm
  • Jarak Antara As Roda : 1.265 mm
  • Berat Kendaraan : 108 kg
  • Mesin : 4 langkah, SOHC
  • Sistem Pendingin : Pendingin Udara
  • Kapasitas Silinder : 124 cc
  • Nilai Kompresi : 9.6 : 1
  • Daya Maksimum : 6.9 kW/7500 rpm
  • Torsi Maksimum : 9.6 Nm/6500 rpm
  • Karburator : MIKUNI BS26
  • Sistem Starter : Listrik dan engkol
  • Kopling : Kering, otomatis, tipe sentrifugal
  • Rangka : Under bone
  • Suspensi Depan : Teleskopik, per spiral, peredam oli
  • Suspensi Belakang : Lengan ayun, per ulir, peredam oli
  • Rem Depan : Cakram hidrolis
  • Rem Belakang : Tromol
  • Ukuran Ban Depan : 80/90-14 M/C 40P
  • Ukuran Ban Belakang : 90/90-14 M/C 46P

di ambil dari : http://ardyaweb.wordpress.com/2010/06/25/komparasi-3-skutik-honda-scoopy-vs-yamaha-mio-soul-vs-suzuki-skydrive/

balap Liar

Remaja sekarang ini lebih menuruti ego nya daripada keselamatan dirinya, sekarang ini banyak dijumpai anak muda sekolah dari SMP sampai SMA melakukan kegiatan balapan liar sepeda motor, kegiatan ini bisa dibilang sebagai hobby oleh mereka, penuh tantangan dan sportifitas yang mereka rasakan.

Tidak jarang dari kegiatan yang mereka lakukan ini berawal dari rasa iseng atau persaingan untuk memperoleh sesuatu hal, mengadu kecepatan motor yang dimilikinya, berubut pacar atau uang yang dipertaruhkan sebagai tujuan dari kegiatan lomba liar ini. Usia muda yang belum sampai berpikir dua kali akan sebab dan akibatnya jika terjadi pada diri mereka.

Sebelum melakukan lomba balapan liar sepeda motor, mereka terlebih dahulu mengadakan perjanjian untuk melakukan di suatu tempat, setelah itu mereka mempersiapkan dan memperbaiki kendaraannya, menambah dan memodifikasi motornya agar kiranya bisa berjalan secepat kancil atau kuda liar dalam balapan liar yang mereka lakukan.

Balapan liar sering dilakukan di tempat atau jalan yang kira nya sepi dan bagus untuk digunakan sebagai arena balapan liar, mereka melakukan nya biasanya pulang sekolah atau tengah malam dimalam minggu, pada jam jam ini mereka berkumpul dan memulai atraksinya disepanjang jalan yang mereka anggap aman dari kejaran patroli polisi. Bahkan jika terdapat patroli polisi mereka semakin tertantang untuk mencari dan berpindah untuk mencari tempat lainnya untuk dijadikan arena perlombaan balapan liar.

Balapan liar ini sesungguhnya sangat beresiko jika dilakukan di tempat umum bukan ditempat atau sarana balapan yang telah di sediakan. Tidak jarang nyawa menjadi taruhannya, bahkan masa depan menjadi taruhannya, karena dari aktifitas balapan liar ini kebanyakan terjadi kecelakaan yang berujung pada terkurasnya uang keluarga untuk pengobatan, serta kematian atau cacat fisik, entah itu gegar otak, patah tulang hingga amputasi anggota tubuh.

Wah wah wah…. Terus kenapa ya, balapan liar disana-sini masih terjadi? Ya mungkin mereka semua melakukannya hanya mengedepankan ego atau darah muda yang selalu ingin mendapatkan sanjungan dan penghargaan dari teman pergaulannya. Jika mereka ingin melakukan balapan liar yang aman dan dapat memberi prestasi bagi dirinya, mereka bisa mengikuti even lomba resmi, dengan begitu kita bisa lebih berprestasi bahkan bisa menunjang masa depan dan bangsa dimata dunia internasional. Rasa bangga menjadi atlit berprestasi di bidang balap motor menjadi kekayaan yang tiada ternilai.

Peranan orang tua sangat diperlukan agar anaknya tidak mengikuti balapan liar adalah dengan mengarahkan si anak agar bisa lebih menghormati dan menghargai dirinya sendiri, menggunakan fasilitas umum seperti halnya jalan sebaik mungkin, pengendalian akan diri si anak lebih penting, jika memang si anak memiliki bakat dalam adu balap inilah saatnya orang tua bisa memberi arahan dan mengikutsertakan pada kegiatan lomba balapan yang resmi dengan mengikuti klub balap sepeda motor dekat tempat anda tinggal.

Semoga dengan tulisan saya ini bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi anda atau anak anda mengenai dampak buruk kenakalan remaja “balapan liar” yang dilakukan oleh generasi muda di perkotaan yang sarat dengan segala hal yang baru dan mempengaruhi tumbuh kembang anak anda untuk masa depan nya. Inti dari posting saya kali ini adalah kita bisa menempatkan bakat kita pada tempat yang telah disediakan dan tidak menganggu kepentingan bersama atau orang lain.  

di ambil dari : http://sobatbaru.blogspot.com/2009/10/kenakalan-remaja-balapan-liar.html

Islam dan Terorisme

Tidak ada istilah yang serumit “terorisme”. Istilah tersebut bukan sekadar istilah biasa, melainkan wacana baru yang ramai diperbincangkan khalayak dunia dan mempunyai impilikasi besar bagi tatanan politik global. Terorisme bukan sekadar diskursus, akan tetapi sebuah gerakan global yang hinggap di mana pun dan kapan pun.
Terorisme kian mencuat ke permukaan, tatkala gedung pencakar langit, World Trade Center (WTC) dan gedung Pentagon, New York, hancur-lebur diserang sebuah kelompok, yang sampai detik ini masih misterius. Jaringan internasional al-Qaedah sering disebut-disebut sebagai aktor di balik aksi penyerangan tersebut. Pada titik ini, terorisme kian dipertanyakan dan dipersoalkan. Apa sih sebenarnya terorisme itu? Benarkah terorisme teridentifikasi sebagai penyebab utama di balik pennyerangan tersebut? 
Terorisme sebagai sebuah paham memang berbeda dengan kebanyakan paham yang tumbuh dan berkembang di dunia, baik dulu maupun yang mutakhir. Terorisme selalu identik dengan teror, kekerasan, ekstrimitas dan intimidasi. Para pelakunya biasa disebut sebagai teroris. Karena itu, terorisme sebagai paham yang identik dengan teror seringkali menimbulkan konkuensi negatif bagi kemanusiaan. Terorisme kerap menjatuhkan korban kemanusiaan dalam jumlah yang tak terhitung.
Pengeboman bus turis asing di Kairo, penembakan para turis di Luxor, Mesir, pengeboman kedubes AS di Kenya dan insiden yang serupa merupakan salah satu bentuk aksi-aksi terorisme.  Dalam insiden tersebut membuktikan, bahwa ribuan nyawa manusia yang tidak berdosa raib akibat ulah para teroris. Orang tua-renta, dewasa, anak muda dan bayi turut menanggung akibat dari pertarungan ideologi.
Pada titik ini, terorisme mendapatkan sorotan serius dari masyarakat dunia, bahwa cara-cara yang ditempuh para teroris dapat mewujudkan instabilitas, kekacauan dan kegelisahan yang berkepanjangan. Masyarakat senantiasa dihantui perasaan was-was dan tidak aman. Namun pertanyaan yang muncul kemudian, “siapa sebenarnya yang melakukan aksi-aksi terorisme?”
Pada tahap ini, kita akan memasuki kerumitan tersendiri, sebab identifikasi terorisme tidak semudah membalikkan kedua telapak tangan. Apalagi jikalau menyangkut sebuah kelompok atau negara tertentu, dibutuhkan data-data yang akurat dan tepat.
Namun, sejauh yang kita amati sampai detik ini, terorisme diartikulasikan dalam tiga bentuk. Pertama, terorisme yang bersifat personal. Aksi-aksi terorisme dilakukan perorangan. Biasanya, dalam pengeboman bus seperti di Kairo merupakan sebuah aksi personal. Pengeboman mal-mal dan pusat perbelanjaan juga dapat dikatagorikan sebagai terorisme yang dilakukan secara personal.
Kedua, terorisme yang bersifat kolektif. Para teroris melakukannya secara terencana. Biasanya, terorisme semacam ini dilembagakan dalam sebuah jaringan yang rapi. Yang sering disebut-sebut sebagai terorisme dalam katagori ini adalah Jaringan al-Qaeda. Sasaran terorisme dalam katagori ini adalah simbol-simbol kekuasaan dan pusat-pusat perekonomian.
Ketiga, terorisme yang dilakukan negara. Istilah ini tergolong baru, yang biasa disebut dengan “terorisme (oleh) negara” (state terorism). Penggagasnya adalah Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhammad dalam hajatan OKI terakhir. Menurutnya, terorisme yang dikerahkan negara, tidak kalah dahsyatnya dari terorisme personal maupun kolektif. Kalau kedua bentuk terdahulu dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi, terorisme yang dilakukan sebuah negara dapat dilihat secara kasat mata.
Ketiga-tiganya mempunyai titik temu, yaitu sama-sama mencari tumbal dan korban. Yang mencolok dalam terorisme adalah “balas dendam”. Karenanya, terorisme identik dengan kenekatan dan keterpanggilan untuk melawan secara serampangan. Pokoke ada korban.
Di sini sebenarnya ranah problematis terorisme. Terorisme ibarat singa yang selalu haus mangsa. Sebagaimana singa, terorisme tidak bisa mengambil “jalan tengah”, melainkan menempuh “jalan pintas”. Sebab para teroris, biasanya melandaskan pada kebutuhan untuk membangun sebuah manara yang disebut “identitas yang tunggal”. Terorisme mengandaikan adanya “absolutisme”, baik dalam tataran suprastruktur maupun struktur. 
Terorisme sebagai gerakan yang membawa ambisi kebenaran, menggunakan pelbagai kendaraan. Ada yang menggunakan kendaraan agama, politik dan ekonomi. Apapun kendaraannya, terorisme menampilkan wataknya yang serba hegemonik, anarkis dan radikal. Inilah kesan yang bisa ditangkap mengenai terorisme. Hampir seluruh gambarannya buruk dan tidak manusiawi.
Islam = Terorisme?
Dalam kaitannya dengan terorisme, muncul pertanyaan yang tidak pernah terjawab, adakah korelasi fungsional antara Islam dan Terorisme? Bisakah gerakan keagamaan yang diduga dalang terorisme sebagai representasi Islam, baik dalam ranah ajaran maupun pengikutnya?
Memang, pertanyaan-pertanyaan di atas terus mengalir deras, sederas banjir. Stigmatisasi Islam sebagai agama teroris makin dahsyat. Ini terkait erat dengan maraknya gerakan Islam Politik yang menunjukkan pandangan-pandangan fundamentalistik. Fenomenanya, pasca-runtuhnya menara kembar WTC, respon sebagian besar gerakan Islam Politik bukan malah simpati terhadap korban kemanusiaan, melainkan makin memperbesar resistensi terhadap barat. Yang mengemuka adalah semangat anti-barat. Apapun yang datang dari barat senantiasa dikecam dan ditolak.
Sikap tersebut bukan tanpa preseden. Mengerasnya sikap Islam Politik juga seiring dengan kebijakan politik luar negri Amerika Serikat yang semakin keras juga, terutama menyangkut konflik Israel-Palestina dan rencana serangan ke Irak. Ini justru memberikan amunisi bagi reaksi yang semakin kencang dari kalangan Islam Politik.
Kendatipun demikian, perihal yang tidak bisa diabaikan begitu saja, bahwa potensi-pontensi bagi terbentuknya pemahaman keagamaan yang menjurus pada terorisme dalam tradisi Islam bisa didapatkan dengan mudah. Ini biasanya disebabkan pandangan tekstual terhadap kitab suci. Kamal Abul Madjid (2000) dalam al-Irhab wa al-Islam (Islam dan Terorisme) membenarkan, bahwa terorisme dalam tradisi Islam terbentuk melalui pandangan keagamaan yang mengacam dan menakutkan (al-tahdid wa al-takhwif).
Terorisme dalam bahasa Arab disebut al-irhab. Istilah tersebut digunakan al-Quran untuk melawan “musuh Tuhan” (QS.8:60, . Karenanya, kalau kita mencermati gerakan Islam Politik, pandangan fundamentalistik dan gerakan radikalistik seringkali digunakan untuk melawan “musuh Tuhan”. Bagi mereka, barat disebut sebagai salah satu simbol musuh Tuhan.
Dalam mengidentifikasi musuh, Islam politik menggunakan tiga pandangan mendasar. Pertama, politik sebagai bagian dari Islam. Berpolitik praktis merupakan kewajiban (fardlu) bagi setiap muslim. Ini mengakibatkan setiap muslim harus terlibat dalam politik guna melawan “politik kafir”. Kedua, Islam sebagai komunitas yang paling benar, sedangkan yang lain dianggap murtad. Ketiga, kecenderungan untuk memaksakan pandangan dengan “tangan besi”, kekerasan, pembunuhan dan perang, yang biasa disebut dengan jihad fi sabililillah. (Sa’id Asymawi: 1996: 297)
Di sini, letak problematikanya, tatkala Islam dijadikan sebagai lanskap politik, karena tidak mampu mengakomodasi “pandangan lain” dan “kelompok lain”. Karenanya, pandangan tersebut berdampak negatif, tidak hanya bagi “orang lain”, akan tetapi bagi Islam sendiri yang diamanatkan Tuhan menjadi agama rahmatan li al-‘alamien.

di ambil dari : http://islamlib.com/id/artikel/islam-dan-terorisme/

Pecahkan Problem simpel Satria F

Perawatan Satria-F selalu menjadi momok para pemiliknya. Apalagi setelah ada embel-embel tekhnologi DOHC nya. Padahal kalau dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai petunjuk, hasilnya juga lebih bagus.
“Tak ada kata sulit untuk merawat Satria-F, semua ada petunjuk yang berlaku,” buka Ari Sumarsono Manager Service Suzuki PT IJMG, di kawasan Indrapura, Surabaya. “Buat kalangan tuner muda, jangan ragu untuk bertanya ke main dealer, tentang kunci sukses merawat Satria-F,” imbuh Saiful, chief mekanik nya.

Berikut cara memecahkan problem mudah yang selalu menjadi masalah. Ikuti saja penuturan mereka ;    

MELEPAS KARBU YANG BENAR Karbu Satria F memakai jenis vakum, tersambung dengan joint karbu yang terbuat dari karet olahan. Sedang moncong depannya tersambung dengan box filter. Proses untuk melepasnya pun lebih rumit, pasalnya space gerak karbu minim sekali. Jalan pintasnya, karbu mesti ditarik ke atas, kalau pingin praktis tak membuka box filter.

Tapi mulai sekarang, hal itu jangan diberlakukan lagi. “Sebab, rawan menyebabkan karet joint karbu pecah dan sudah banyak yang mengalami problem seperti ini,” terang Saiful.

Cara melepas karbu yang paling benar, bongkar lebih dulu perangkat box filter. Hingga space bagian depan karbu lebih lapang. Dengan begitu proses untuk menarik karbu dari dudukannya, tak perlu diungkit ke atas. Tapi, cukup menarik nya ke belakang, sesuai dengan sudut joint karbu.

Cara ini dipastikan lebih aman bagi joint karbu. “Sebab, tak perlu lagi memelarkan karet joint karbu saat melepas karbu. Karet joint karbu jadi bisa bertahan lebih lama,” yakin Ari.     

TEGANGAN RANTAI IDEAL Memang gampang-gampang susah saat melakukan penyetelan tegangan rantai Satria-F. Tak bisa dilakukan sembarangan, seperti penyetelan rantai pada bebek yang memakai sok ganda atau konvenssional. Penyetelan tegangan rantai pada Satria-F juga mesti dipertimbangkan dari travel monosok dan lengan ayun.

Maka, saat melakukan penyetelan tegangan rantai Satria-F, perhitungkan juga bobot dominannya. Misalkan sering dipakai single atau boncengan. “Idealnya, saat penyetelan lakukan pada level bobot boncengan. Dengan begitu, tegangan bebas rantai akan menyesuaikan dengan travel monosok dan lengan ayun ketika pengendara boncengan,” saran Ari.

Tegangan rantai sebaiknya juga tak sampai berada pada posisi limit tegangannya. Sehingga, singgungan rantai dan gir depan belakang tetap berada pada kondisi normal. Tegangan bebas rantai paling ideal berada di 2 cm – 2,5 cm, saat penyetelan. Setelah penyetelan, peragakan juga posisi anda boncengan dan ayun-ayun suspensi belakang, dengan kondisi diamati mekanik. “Pastikan saat suspensi belakang mengayun, masih ada sisa tegangan bebas,” tunjuk Saiful.

Bagaimana ketika penyetelan tegangan rantai dilakukan pada level berkendara single lalu dipakai boncengan ? Tegangan rantai akan berada pada posisi limit tegangannya. Itu sama halnya dengan mempercepat terjadinya mata gir depan belakang gugus atau geripis di ujung nya. “Kondisi demikian ini juga menyebabkan roller dan pin rantai juga mudah peyang,” yakin Ari. | pid  

MENGENAL SUSUNAN DAN WARNA RING PISTON SATRIA-F

Susunan ring piston Suzuki Satria-F, gampang-gampang susah. Gampang nya, kalau tahu susunan model ring pistonnya jadi mudah dalam pemasangan, sebab ring kompresi nomer 1 dan 2 mengalami perbedaan desain. Susahnya kalau nggak tahu susunan ring piston, bisa keluar asap putih dan mesin susah hidup.

Maka, susunan pemasangan ring piston Satria-F tak boleh terbalik. Paling benar, ring kompresi nomer 1 penampang ring pistonnya persegi, dengan nat di tepi atas sisi dalam ring pistonnya. Bentuknya mirip dengan ring kompresi konvensional. “Sedang ring kompresi nomer 2, model penampang ring pistonnya miring atau menyudut ke bawah. Posisi sudut ring piston nomer 2 ini juga harus berada di bawah,” wanti dia.

Lebih jauh lagi, perubahan warna pada tepi ring kompresi nomer 2, dapat dijadikan sebagai indikator kapan saatnya mengganti ring piston. Kondisi warna normal, pada bidang ring piston yang miring kelirnya hitam dan yang kontak dengan liner kelirnya putih.

Maka, kalau sampai warna permukaan ring piston bidang yang miring berubah putih, itu indikasi nya ring piston saat nya ganti baru. Kondisi warna itu menunjukkan bahwa ring piston kompresi nomer 2 sudah aus. Dan tak bisa memback up saat terjadinya kompresi. “Bisa dipastikan kondisi demikian ini, oli mesin ikut terbakar di ruang bakar,” terang Saiful.     
pid

RING PLATE PICK UP COIL SENSOR SPEEDOMETER TERBALIK
Begitu juga dengan permasalahan ring plate pick up coil. Maksud hati sih pingin membersihkan perangkat ring plate pick up coil sebagai pasangan sensor speedometer, agar kerja nya lebih maksimal dan dapat bertahan lama. Tapi ada yang mesti diperhatikan saat melakukan bongkar pasang. Untuk pemasangan perangkat ring plate pick up coil nya jangan sampai terbalik.

“Sebab di salah satu bagian permukaannya terdapat benjolan sebagai pengirim pulsa ke sensor dan kemudian disampaikan ke speedometer sebagai data kecepatan,” ingat Ari.

Sebab, fatal akibat nya ketika pemasangan ring plate pick up coil terbalik. Sensor kecepatan bisa tergerus. Maka, sebelum pemasangan lihat penampang ring dari atas. Untuk memastikan posisi benjolan berada pada sisi luar. “Agar mekanis sensor speedometer dapat bekerja lebih baik, ”tegasAri.

Di ambil Dari : ototrend.com

persiapan ibu hamil untuk menyusui

Ibu harus siap untuk memberi ASI pada bayi yang akan dilahirkan, tertama bagi ibu yang akan melahirkan untuk pertama kalinya. Persiapan harus dilakukan sedini mungkin, karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi.

Banyaknya ASI yang akan dihasilkan seorang ibu tidak tergantung pada besarnya payudara, tetapi lebih kepada gizi ibu selama hamil dan menyusui dan cara menyusui.
Usia wanita saat mengandung dan menyusui juga ikut mempengaruhi produksi ASI. Mereka yang berumur 19-23 tahun pada umumnya menghasilkan cukup ASI dibanding dengan yang berumur tiga puluhan.

Bentuk puting payudara mempunyai pengaruh dalam keberhasilan menyusui. Puting akan menonjol ke depan dan masuk ke dalam mulut bayi oleh tekanan bibir pada areola ibu dan akan lebih masuk ke dalam mulut lagi dengan hisapan bayi.

Oleh karenanya bentuk puting yang baik dan normal dapat digerakkan dengan bebas. Hal ini dapat ditentukan dengan menekan dengan ibu jari dan jari telunjuk pada areola sehingga puting jadi menonjol.

Yang kadang didapatkan puting ibu tertanam oleh perlengketan atau puting masuk ke dalam dan menyebabkan kesukaran dalam menyusui. Untuk itu dianjurkan menggunakan alat yang ditempelkan di areola selama beberapa minggu terus menerus sehingga diharapkan puting akan berbentuk dan berfungsi biasa.

HAL-HAL YANG DIANJURKAN

 Ketidak berhasilan menyusui disebabkan sumbatan saluran yang menyalurkan susu, tekanan yang meningkat karena sumbatan menambah penurunan produksi ASI. Oleh karenanya dianjurkan mulai dari 6 minggu sebelum melahirkan, mulai memijat–mijat payudaranya dimulai dari pinggir ke jurusan puting untuk mengeluarkan sel-sel yang mungkin dapat menyumbat di kemudian hari.

 Merawat puting yang retak dan kering dengan krim antiseptic, tetapi jangan lupa membersihkan putting dengan air matang hangat setiap kali akan menyusui.

 Pada minggu-minggu terakhir sebelum melahirkan untuk mengurut payudara tiap kali habis mandi dengan handuk untuk merangsang mengalirnya aliran darah ke payudara.

 Menjaga konsumsi makanan bergizi yang cukup energi, protein, vitamin dan mineral. Ibu yang menyusui harus memproduksi 800-1000 cc ASI.

 Jangan memaksakan bayi untuk menyusui jika bayi menolak . Bayi akan bereaksi jika puting payudara ditempelkan ke mulutnya.

 Bayi hendaknya disusui sedini mungkin, bahkan ada yang menganjurkan diberikan pada waktu ibu di kamar bersalin. Pada umumnya sebelum 5 jam setelah melahirkan harus sudah dicoba menyusui bayinya, walau ASI belum keluar, untuk memberi rangsangan pembuatan ASI.

 Pada 2 hari pertama produksi ASI belum banyak,. Jangan biarkan bayi mengisap terlalu lama cukup beberapa menit saja untuk menghindarkan rasa sakit pada puttng dan merangsang keluarnya ASI. Hari berikutnya dapat disusui selama 15-20 menit tiap kalinya ,walau sebagian besar ASI keluar 5-10 menit pertama pada tiap buah dada.

 ASI pada 5 hari pertama warnanya lebih kuning dan kental dan dinamakan kolostrum.  Kolostrum bukan produk ASI basi, melainkan susu dengan nilai gizi baik sekali untuk bayi,  dengan kadar protein tinggi dan banyak mengandung zat anti infeksi .

 Jadwal menyusui tidak perlu kaku, dan disesuaikan dengan aktivitas ibu.

 Tidak selalu bayi menangis oleh rasa lapar, bisa saja disebabkan oleh mulas-mulas setelah minum ASI, sedang sakit, dll.

 Kadang minggu–minggu pertama ibu merasa sakit di perut bagian bawah pada permulaan menyusui,. ini disebabkan oleh reflek rahim terhadap proses menyusui. Hal ini akan hilang dengan sendirinya.

Rabu, 15 Desember 2010